Olimpiade Musim Dingin Yang Menelan Korban

Kam, 02/18/2010 - 07:56

Biasanya suatu event olahraga, khususnya di acara pembukaan, selalu disambut dan dirayakan dengan penuh sorak kegembiraan. Tapi di event olimpiade musim dingin yang diadakan di Kota Vancouver Kanada berbeda. Pada acara tersebut, dipenuhi rasa duka karena salah satu pesertanya yakni atlet asal Georgia tewas saat melakukan latihan pada hari Jumat (12 februari 2010).

Atlet kereta luncur yang bernama Nodar Kumaritashvili itu, nggak bisa mengendalikan kereta luncurnya saat lewati sebuah tikungan. Dengan kereta luncur yang cepat banget,lebih dari 140 km/jam, atlet muda berusia 21 tahun itu terlempar keluar lintasan.

Meski petugas medis langsung datang menolong, tapi sayang nyawa si atlet nggak bisa tertolong dan akhirnya tewas. Karena badan Nodar Kumaritashvili yang melayang langsung menghantam sebuah tiang besi.

Untuk menghormati peristiwa naas itu, anggota kontingen dari Georgia berdevile dengan memakai syal warna hitam tanda duka cita. Dan semua orang yang hadir di stadion melakukan hening cipta untuk mengenang dan mendoakan Nodar Kumaritashvili. Sementara jenazahnya dimakamkan di halaman sebuah gereja di Bakuriani. Kota tempat tinggalnyaterkenal dengan aktivitas olahraga musim dingin di Georgia.(klipberita.com).sph